Beberapa Kuliner Jakarta Pusat Malam Hari Terpopuler

Beberapa Kuliner Jakarta Pusat Malam Hari Terpopuler

Sate Padang Ajo Ramon; kuliner berbahan daging dengan bumbu khas Minang. Kelezatannya ternyata tak sampai di situ, apalagi saat ditaburi kerupuk renyah. Kalau penasaran, sambangi alamatnya di Gunung Sahari, Cikajang Raya, atau Pejaten Raya.

Beberapa menu lauk pauk andalan yang digunakan dalam nasi ulam sangat beragam. Masih belum cukup, terkadang juga ditambahkan bihun goreng, bawang goreng dan sambal segar. Kini kue pancong semakin beragam dengan berbagai pilihan rasa yang bisa dipilih sesuai dengan selera. Bahkan untuk beberapa penjual kue pancong menambahkan parutan keju untuk meningkatkan cita rasa unik dari kue pancong ini. Selain itu membuat tampilannya tampak semakin menarik ketika disajikan.

Selain karena rasa masakannya yang enak, harganya pun pas di kantong. Cocok untuk anda yang ingin mencoba kuliner tebet yang murah tapi enak. Bagi yang tidak suka kulit, bisa memesan pempek kapal selam yang disajikan dengan taburan ebi.

Saat cuaca panas dan terik di ibu kota Jakarta, paling enak menikmati makanan tradisional khas Jakarta yaitu semangkuk es selendang mayang. Selain enak dan segar, makanan khas betawi ini juga tergolong sehat karena menggunakan banyak sayur-sayuran. Ibu kota Jakarta, memang selalu menarik untuk diperbincangkan. Mulai dari wisata sejarahnya, pergerakan ekonomi dan pemerintahan, lifestyle masa kini, hingga kuliner makanan tradisional khas Jakarta. Harga yang ditawarkan oleh Soto Betari Bang Ali ini pun cukup murah, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu kamu sudah bisa menyantap satu porsi soto Betawi. Soto Betawi ini memiliki cita rasa yang gurih dan creamy, dilengkapi juga dengan daging empuknya membuat pelanggan semakin ingin memesannya kembali.

Warung soto Betawi ini cukup legendaris, kabarnya berdiri sejak tahun 1988. Sama dengan namanya, makanan khas DKI Jakarta ini menggunakan ikan gabus sebagai bahan dasarnya. Rasa asam serta pedas yang jadi satu menambah empuk daging ikan gabusnya. Jakarta adalah ibukota negara Indonesia yang menyimpan kekayaan kuliner khas suku Betawi.

Beberapa kuliner di Jakarta

Aneka makanan tersaji secara rapi di dalam etalase kaca. Setiap pengunjung bebas mengambil makanannya sendiri sesuai selera karena konsepnya prasmanan. Bukan hanya bentuk makanannya yang unik, suasananya pun dibuat berbeda dengan alunan musik dan interior keren. Untuk merasakan sensasi bersantap di Namaaz Dining, Anda harus menyiapkan uang banyak karena harganya lumayan mahal, sekitar 1 jutaan lebih sekali makan. Berbeda dengan warteg tradisional pada umumnya, meja kursi warteg trendy ini tertata rapi, bersih, lengkap dengan AC beserta alunan musik. Anda benar-benar akan merasakan suasana ala cafe atau pun restoran sehingga nyaman dalam bersantap.

Untuk menarik pelanggan, jenis restoran all you’ll have the ability to eat juga menyesuaikan dengan gaya beberapa Negara misalnya seperti Korea dan Jepang. Beberapa es kopi susu/fresh milk dengan topping biskuit bahkan menambahkan sirup vanila, karamel hingga perisa rum untuk membuat minuman ini menjadi semakin nikmat. Meskipun selalu pemenangnya adalah Rendang legendaris mereka, coklat tua, hampir hitam bahkan dari 8 jam proses memasak. Rendang yang banyak bersumpah sebagai yang terbaik di Jakarta.

Area ini sangat spesial karena dari atap area ini para pengunjung dapat menikmati hidangan kuliner sambil menyaksikan konser musik di panggung utama Jakarta Fair Kemayoran. Bahkan dari space ini para pengunjung dapat melihat dengan jelas pesta kembang api spektakuler yang sudah menjadi ciri khas pergelaran Jakarta Fair. Disajikan dengan porsi nasi kecil-kecil yang dibungkus dengan memakai daun pisang membuat setiap orang yang menyantapnya akan nambah nasi sebanyak-banyaknya tanpa disadari. Dan ada dua sambalnya yang pedas yakni sambal merah serta sambal kacang, nikmat sekali jika disantap dengan ayam goreng, empal, tahu tempe, dan lain sebagainya.

Beberapa varian seperti oreo, purple velvet, dan nutella pun juga menjadi bahan utama agar cita rasa martabak menjadi berwarna. Dari dulu, kuliner khas minangkabau memang sudah terkenal kelezatannya. Proses memasaknya juga diketahui memiliki nilai-nilai filosofi tersendiri. Selain rendang, sambal balado, dan gulai pakis, masakan minang yang juga tidak kalah nikmat adalah soto.

Leave a Reply